Wishnutama: Masalah Pariwisata Sudah Menunggu

Pembacaan nama nama menteri baru pada kabinet Indonesia maju pada Rabu 23 Oktober 2019 memang menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan.

Semua menantikan nama nama menteri yang akan menjadi wajah baru pemerintahan jokowi selama 5 tahun kedepan.

Banyak public yang terkejut dengan beberapa nama yang terbilang cukup baru dan sama sekali tidak terduga akan mendapat jabatan sebagai menteri.

Selain Nadiem Makarin Menteri termuda di kabinet baru jokowi yang menjabat sebagi menteri pendidikan dan kebudayaan, ada pula salah seorang menteri yang menarik perhatian karena sama sekali tidak terduga akan dipilih menjadi menteri.

Beliau tidak lain dan tak bukan adalah Wishnutama, yang sebelumnya banyak di kenal sebagai Direktur Utama Net TV.

“Yang ke-31 Bapak Wishnutama Kusubandio, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif . Urusan Pariwisata, 1- destinasi wisata baru, mengembangkan industry kreatif berada di wilayah pak Wishnu” Ujar Presiden Jokowi saat mengenalkan nama nama menteri pada public di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Masalah Dan Tantangan Baru Bagi Wishnutama

Wishnutama: Masalah Pariwisata Sudah Menunggu

Ada beberapa masalah yang menunggu Wishnu untuk segera di atasi. Masalah tersebut terkait tris asing di Bali yang selama ini di laporkan “nakal”. Mereka tidak menghormati adat, budaya dan peraturan setempat serta berperilaku yang kurang sopan seperti mabuk-mabukan dan melakukan pelecehan pada tempat tempat suci.

Bali sendiri sudah di kenal di dunia sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia yang paling banyak di kunjungi oleh turis setiap tahun.

Aksi turis nakal tersebut tentunya menjadi sorotan para pemerhati pariwisata dan bisa membuat citra Bali terganggu. Tidak hanya itu, para wisatawan yang lain pun juga terganggu akibat ulah-ulah mereka.

Padahal Bali di kenal sebagai lokasi wisata yang menawarkan kedamaian, ketenangan, dibarengi dengan nuansa religi dan budaya yang kental.

Salah seorang praktisi dan juga pemerhati pariwisata asal Bali, Puspa Negar pun memberi komentar terkait hal tersebut.

“Aksi Turis nakal seperti melakukan hal tak senonoh di objek wisata bahkan di tempat suci, kriminalitas, berbuat onar, dan sebagainya merupakan PR bagi Wishnutama untuk mengelola pariwisata Bali dan juga Indonesia” ungkapnya.

Menurutnya, perlu di buat regulasi khusus dan juga monitoring dan evaluasi untuk pengelolaan tempat wisata agar bisa memperkuat system dan tata cara pengamanan.

Tak lupa dirinya mengingatkan hal tersebut butuh sinergi dari masyarakat, dinas pariwisata, bahkan hingga pemangku kepentingan yang terkait.

Public pun menantikan kinerja dari menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini untuk bisa memberikan angin segar bagi industry ekonomi kreatif.

“Hadirnya Wishnutama bisa jadi akselerasi gelombang baru, bagaimana nantinya pariwisata dan ekonomi kreatif di sajikan, di kelolam dan di promosikan di dala negeri dan mancanegara” ujar Taufan Rhmadi, salah seorang toko pariwisata yang masih muda namun pernah menjabat sebagai ketua Badan Promosi Pariwisata NTB dan Anggota Tim Percepatan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas,

“Saya rasa, Wishnutama harus segera turun ke lapangan untuk melihat bagaimana dunia pariwisata kita. Ada banyak tantangan yang menantinya” tambah Taufan.

 

Leave a Reply