Wisata Alami Vs Wisata Buatan,Mana Lebih Menarik?

Wisata Alami Vs Wisata Buatan mana yang lebih menarik?

Indonesia adalah negara yang menjadi salah satu tujuan parawisata paling menarik akhir-akhir ini. Ada banyak sekali tempat tempat wisata yang bisa di jadikan pilihan.

Mengingat Indonesia adalah negara dengan banyak pulau dan daerah, maka pilihan destinasi wisata dalam negeri juga makin bertambah banyak.

Hal itu tentu menjadi surga tersendiri bagi para traveler yang hobi jalan jalan dan berpetualang. Kini mereka hanya tinggal memilih tempat wisata mana dan bagaimana yang ingin mereka kunjungi.

Umumnya tempat wisata di bedakan menjadi wisata alam dan wisata buatan.

Keduanya menjadi pilihan yang menarik bagi anda yang ingin menghabiskan hari libur atau sekedar refreshing.

Namun jika masih bingung memilih wisata seperti apa yang ingin di kunjungi, ada baiknya menyimak artikel di bawah ini.

Bedah Kelebihan dan Kekurangan Wisata Alami dan Buatan

Wisata alami

Bicara soal wisata alam, anda akan langsung terlintas dengan hal hal yang berbau alam, hijau, segar, panas, dan melelahkan.

Ada banyak sekali tempat wisata alam di Indonesia  dari segala penjuru negeri. Namun biasanya wisata alam di dominasi oleh Gunung, air terjun, goa dan pantai.

Tempat wisata alam menawarkan sisi keindahan alam yang jarang anda lihat di kehidupan sehari –hari. Saat mengunjungi tempat wisata alami, selain mendapat keindahan alam,tubuh dan pikiran anda akan menjadi rileks.

Contohnya saat anda mengunjungi air terjun dan gunung, biasanya di tempat tempat seperti itu udara yang di miliki masih sangat bersih dan segar.

Jika anda terbiasa menghirup udara perkotaan yang kotor dan penuh polusi, berkunjung ke tempat wisata alam akan membersihkan paru paru dan menenangkan pikiran anda. Sebab tempat wisata alam biasanya memiliki nuansa alam yang asri, tenang dan damai.

Tidak hanya pegunungan dan tempat hijau saja, di pantai pun anda juga bisa mendapat kan sensasi tersebut dari angina yang berhembus sepoi –sepoi, suara air dan deburan ombak, dan juga menikmati matahari tenggelam yang memanjakan mata.

Tiket yang di bandrol untuk berkunjung ke tempat wisata alam umumnya juga lebih murah sebab pengelola tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membuat tempat wisata nya.

Namun biasanya berkunjung ke tempat siwata alam membutuhkan usaha yang lebih untuk menjangkau nya. Terkadang anda harus berjalan kaki dalam jarak tertentu dengan medan yang tidak terlalu mudah hingga membuat anda lelah dan kepanasan.

Wisata buatan

Berbagai daerah di Indonesia yang tidak memiliki kondisi geografis menguntungkan untuk memiliki wisata alam biasanya akan memutar akal agar juga bisa memilikinya.

Katakanlah daerah tersebut tidak memiliki daerah pegunungan dan pantai, namun tetap ingin menghadirkan tempat wisata yang menarik bagi wisatawan di daerah maupun luar daerah.

Maka dibuatlah wisata buatan yang memiliki daya tarik tersendiri bagi orang orang serta tidak bisa di dapatkan di tempat tempat wisata alam.

Wisata buatan di Indonesia pun jumlahnya tak kalah banyak dan masih terus bertambah. Sebab wisata buatan mengandalkan kreativitas dan inovasi dari para pembuatnya, sehingga selama kreativitas tersebut ada, wisata buatan tidak akan pernah ada matinya.

Contoh wisata buatan yang bisa anda kunjungi adalah, taman bermain dengan berbagai wahana ekstrim seperti Jatim Park 1,2,3, Trans Studio Bandung, Berbagai Kebun Binatang, taman bunga, Danau, air terjun buatan, dan daerah- daerah yang di sulap menjadi tempat yang instagramable.

Ada banyak sekali tempat menarik dan hal yang ditawarkan dari tempat wisata buatan. Karena wisata ini di buat sendiri, apa yang anda butuhkan bisa jadi lebih fleksibel dan mudah di dapat seperti akses untuk melihat dan menikmati sesuatu yang langka. Bahkan wisata alam pun seakan bisa di buat hingga mendekati nyata.

Tempat wisata buatan seringkali menawarkan paket lengkap bagi para pengunjungnya yang berasal dari berbagai kalangan.

Namun, uang yang harus anda keluarkan untuk berkunjung ke sebuah tempat wisata buatan umumnya tergolong mahal di banding wisata alam. Sebab para pengelola wisata harus membayar banyak uang untuk biaya perawatan operasional tempat wisata tersebut.

Leave a Reply