Travel Corridor Arrangement Indonesia Kerjasama Bareng 4 Negara

Travel Corridor Arrangement Indonesia Kerjasama Bareng 4 Negara

Indonesia secara perlahan akan membuka kembali pariwisata untuk wisatawan mancanegara. Ada 4 negara yang bakal diizinkan masuk dengan sejumlah syarat.

Seiring dengan berjalannya program vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan di tempat wisata, pemerintah akan mulai menyambut wisatawan mancanegara pada pertengahan tahun 2021.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan saat ini pihaknya bersama Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kesehatan tengah menggodok rencana negara-negara yang akan diajak melakukan Travel Corridor Arrangement.

 

“Pada rapat koordinasi minggu lalu, Bu Menlu mengindikasikan ada kemungkinan 4 negara yang bisa dimulai pembahasan mengenai finalisasi Travel Corridor Arrangement yaitu pertama Timur Tengah mungkin melalui Dubai atau Qatar, Singapura, Tiongkok, dan untuk Eropa kemungkinan Belanda melalui Port Amsterdam,” kata Sandiaga dalam konferensi pers virtual, Senin (22/3/2021).

 

Sandiaga menjelaskan, setiap negara ini nantinya akan menentukan titik-titik keluar dan masuknya untuk wisatawan mancanegara. Perjalanan antarnegara yang menyepakati Travel Corridor Arrangement ini dilakukan langsung tanpa transit.

“Karena itu direct, point to point harus ditentukan port-nya dimana dan prosedur baik masuk ke Indonesia maupun pulang kembali ke negaranya,” ujarnya.

 

Rencana Travel Corridor Arrangement

Di samping keempat negara tadi, Sandiaga juga menginginkan kerjasama dengan dua negara lainnya yakni Ukraina dan Polandia. Kerjasama ini dilakukan untuk mempersiapkan kegiatan wisata pasca COVID-19.

“Kami juga akan menggagas beberapa negara seperti Ukraina dan Polandia dalam konsep pilot project atau konsep awal dalam menyiapkan pola wisata yang baru,” kata dia.

“Tapi semua harus mengikuti prosedur maupun tahapan termasuk PCR test atau vaksin sebelum keberangkatan dan kedatangan dan program karantina di tiga zona hijau di Bali yaitu Nusa Dua, Ubud, dan Sanur. Lalu di Batam dan Bintan itu di Lagoi dan Nongsa,”ia melanjutkan.

Sebelumnya, pada hari Sabtu (20/3/2021) Sandiaga telah meninjau kesiapan Kepulauan Riau menyambut wisatawan Singapura. Ia menilai Kepulauan Riau telah memenuhi syarat dari segi feasibilityya, termasuk penerapan CHSE.

“Saya sudah mencoba semua rute dan ini bisa segera kita persiapkan untuk pembukaan safe travel corridor dengan Singapura,” ujar Sandiaga.

 

Leave a Reply